Motivasi

Published on September 2nd, 2017 | by Ryan Syah

0

Kenapa Saya Gagal Sedangkan Orang lain Sukses, Padahal Melakukan Tindakan yang Sama

Sebelumnya,pernahkah anda mendengar kisah 4 pembuat batu bata? Ada beberapa versi dari kisah ini,dan saya akan menceritakan kepada anda dengan versi saya. Begini ceritanya :

Suatu hari seorang pria berjalan-jalan dan menjumpai 4 orang yang sedang sibuk membuat batu bata. Pria tersebut mendekati orang pertama dan kemudian bertanya “Apa yang sedang Anda lakukan?”. Orang pertama menjawab “Masa Bapak nggak lihat,udah jelas saya lagi bikin batu bata”. Pria itu kemudian beranjak pergi dan menanyakan hal yang sama kepada pembuat bata kedua,dan orang itu menjawab “Saya bikin batu bata pak,untuk mencari nafkah,menghidupi keluarga saya”. Kemudian pria itu berjalan lagi menemui pembuat bata ketiga dan mengajukan pertanyaan yang sama persis. Orang ketiga menjawab “Saya sedang membangun rumah”. Dan sekali lagi pria tersebut melanjutkan langkahnya menuju pria ke empat, dan sekali lagi menanyakan pertanyaan yang sama pula. Orang ke 4 menjawab : “Saya sedang membantu orang lain membangun rumah dengan cara menyediakan batu bata yang berkualitas tinggi,bisa menangkal panas dan memiliki kepadatan yang bagus sehingga tidak mudah hancur, jadi orang yang memakai bata buatan saya merasa puas bisa membangun hunian yang tahan segala cuaca”.

Apa yang membedakan antara pesuruh,pengusaha biasa,pengusaha bagus dan pengusaha besar?. Dari cerita diatas,kita sudah bisa mendapat jawabannya. Walaupun melakukan pekerjaan yang sama persis, tapi apakah Anda pikir mereka berempat memperoleh hasil yang sama?. Tentu tidak. Dan dari keempat orang tadi Anda pasti sudah bisa menebak, siapa yang lebih berpotensi meraih kesuksesan dan siapa yang tidak.

Orang pertama adalah gambaran pesuruh. Mereka tahu apa yang mereka kerjakan dan bagaimana mengerjakannya,bahkan mengerjakannya dengan baik. Tapi mereka tidak tahu mengapa mereka melakukannya. Mereka hanya melakukan apa yang diperintahkan kepada mereka tanpa melihat “gambar besar” secara luas.

Orang kedua merepresentasikan pekerja biasa. Mereka bekerja dengan giat dan mengetahui apa tujuan mereka,tapi hanya tujuan kecil. Mereka tidak punya visi besar. Paling-paling tujuannya hanya mencari uang dan keuntungan semata.

Pengusaha yang bagus digambarkan oleh orang yang ke 3. Mereka tahu apa yang mereka lakukan dan dengan tujuan apa. Mereka sadar apa yang mereka lakukan akan menghasilkan sesuatu yang lebih besar.

Lalu,pengusaha besar digambarkan orang ke 4. Orang-orang seperti ini tidak hanya bekerja sungguh-sungguh,tapi juga memiliki visi besar. Mereka tahu apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan mereka.Tahu kekuatan sekaligus kelemahan mereka. Sehingga apapun yang mereka kerjakan selalu memberi hasil dengan kualitas yang nyata. Terlebih lagi mereka menggunakan visinya untuk berbagi manfaat untuk masyarakat luas.

 

“Tindakan (aksi) tanpa tujuan (visi) adalah mimpi buruk” (pepatah Jepang)

 

Jadi kalau Anda tak kunjung meraih keberhasilan , sementara orang lain sukses padahal apa yang Anda kerjakan sama persis dengannya, kemungkinan besar perbedaannya adalah dalam visi. Visi besar memberikan dampak yang signifikan terhadap aktifitas apapun,sehingga berujung pada hasil akhir yang lebih baik dibanding tindakan tanpa visi,walaupun aktifitas yang dikerjakan sama persis.

Lalu diantara 4 tipe diatas,Anda termasuk golongan yang mana?


About the Author

Founder & Owner www.studibisnisonline.com Manusia Biasa yang Berjuang Menjadi Luar Biasa Dengan Cara Yang Tidak Biasa.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top ↑