Motivasi

Published on April 25th, 2018 | by Ryan Syah

1

Law of Attraction-part 1-

Bagi anda yang sudah membaca buku the secret karya Rhonda Byrne, pasti anda tidak lagi asing dengan istilah law of attraction (yang selanjutnya dalam artikel ini akan disingkat sebagai LOA).

Dan bagi anda yang belum tau, LOA atau hukum ketertarikan adalah sebuah hukum yang garis besarnya menjelaskan bahwa hal apapun yang benar-benar kita pikirkan, emosi yang kita rasakan dan tindakan yang kita lakukan, akan menghadirkan daya tarik terhadap kenyataan dalam hidup kita.

ketika kita memikirkan hal positif, maka kejadian positif akan terjadi dalam kenyataan. karena Pikiran positif tersebut menghadirkan daya tarik terhadap kejadian positif. Begitu pula dengan pikiran negatif, maka berpotensi menghadirkan kejadian negatif dalam kenyataan.

Kesimpulannya adalah:
Jika kita selalu memikirkan apa yang benar2 kita inginkan, dengan diimbangi emosi yang positif maka kita akan semakin dekat dengan apa yang kita inginkan tersebut.

Sebaliknya jika kita terus mengeluh bahwa hidup ini berat, dunia ini tidak adil, cari uang itu susah, buat makan sehari-hari aja pas2an… maka hal itulah yang akan anda peroleh. Mengeluh tak akan merubah keadaan menjadi lebih baik, justru perlikaku mengeluh hanya akan menjadi pembenaran ego saja, yang malah semakin membebani kejiwaan.

intinya, apapun yang kita peroleh saat ini (dan juga sekaligus apa yang akan kita dapatkan di masa depan) adalah manifestasi dari apa yang benar-benar kita pikirkan, kita rasakan dan kita usahakan.

so, berdasarkan teori diatas, daripada fokus memikirkan hal yg tidak kita inginkan, mengapa kita tidak memfokuskan saja pikiran kita pada hal-hal yang benar-benar kita inginkan. Toh sama-sama mikir, bener kan??

Berdasarkan penjelasan tadi, kita mengetahui bahwa ada setidaknya ada 3 poin penting, yaitu :
1.apa yang anda pikirkan
2.bagaimana emosi anda saat memikirkannya
3.Bagaimana tindakan yang anda ambil sebagai reaksi dari 2 poin diatas.

Contohnya :
Anda mencoba membuka bisnis. Katakanlah ini bisnis pertama Anda. Tentu masuk akal bila anda merasa takut pada berbagai hal buruk yang mungkin terjadi. Bagaimana jika produk saya tidak laku, bagaimana jika tidak bisa balik modal, bagaimana jika nanti ternyata bisnis saya GAGAL, dsb.

Jika pikiran anda terfokus pada kegagalan seperti itu, terlebih lagi jika anda memikirkan hal tersebut dengan emosi negatif (ketakutan/cemas) yang kuat, maka besar kemungkinan realita yang terjadi adalah bisnis anda akan  benar-benar gagal.

So,daripada fokus pada resiko gagal, bukankah lebih baik fokus memikirkan

“bagaimana caranya agar terhindar dari kegagalan”,

“Saya bisa menghasilkan banyak uang dari Bisnis yang sekarang saya jalankan”,

“Saya mendapat banyak kesempatan belajar melalui bisnis yang sekarang saya rintis”,

“Bisnis yang saya rintis sekarang bisa mewujudkan mimpi saya”.

dsb…

 

nah, dibawah ini ada beberapa tips mudah, untuk membantu anda bisa menerapkan LOA supaya keinginan Anda lebih cepat terwujud.

1.Berbagi manfaat
Tentu saja, dengan berbagi manfaat dengan orang lain, maka kebaikan akan mendatangi diri Anda. Anda bisa berbagi ilmu, informasi, harta pikiran, tenaga atau apapun yang bisa anda bagikan. Dengan membagi manfaat, anda akan menjadi magnet bagi beragam kebaikan lain untuk mendatangi anda.

2.Visualkan impian
Apapun hal yang anda impikan,coba visualkan dalam bentuk gambar. misalnya jika Anda ingin punya rumah, printlah gambar rumah yang anda impikan lalu tempel di tempat yang anda sering lihat. Begitu juga dengan impian dan keinginan yang lain.

Kenapa gambar?.

Bukankah imajinasi saja cukup?.

Toh sebuah gambar tidak memberi apa yang saya inginkan, bagaimana sebuah gambar bisa makin mendekatkan pada impian saya?.

OK,pertanyaan bagus, dan jawabannya pun simpel, yaitu : karena gambar itu KONGKRIT, sedangkan imajinasi itu ABSTRAK.

Anda perlu menjaga impian Anda dalam kondisi ON sepanjang waktu. Tidak On-Off seperti saklar otomatis. Hanya mengandalkan imajinasi saja akan menjadikan impian anda ON-OFF terus.

Tentu saja, hanya dengan print gambar, impian anda tidak otomatis terkabul, tapi setidaknya ini makin menguatkan pikiran anda terhadap apa yang anda inginkan.

Toh tinggal ngeprint dan tempel doang, apa susahnya sih…

3.Change yourself and the world will follow
Seperti yang kita bahas tadi, bahwa pikiran dan emosi positif akan menarik realita positif, begitu juga sebaliknya. Maka, jika Anda masih punya pikiran yang negatif, sudah selayaknya menggantinya dengan yang positif. Dengan begitu dunia (setidaknya dunia anda sendiri) akan ikut berubah ke arah positif.

4.Talk your dream
Ceritakan impian Anda. Tidak perlu berkoar-koar pada banyak orang, cukup ceritakan pada TUHAN, dan pada beberapa orang terdekat Anda.

Saya punya cerita menarik, 2 hari sebelum artikel ini ditulis, saya berbincang-bincang melalui telefon dengan seorang bernama Kiky yang tinggal di Surabaya, dalam perbincangan seru tersebut kami sempat membahas tentang sebuah objek wisata, yaitu Kampung Coklat Blitar. Kemudian coba tebak apa yang terjadi!. besoknya, tanpa diduga dn tanpa diminta, Kiky mendapat oleh-oleh Coklatnya Kampung Coklat Blitar dari temannya yang baru saja main ke Blitar.

Tidak hanya itu saja, 2 atau 3 minggu sebelumnya kami berdua ngobrolin Ayam Goreng Hisana. Kalau belum tahu, Hisana adalah sebuah gerai usaha makanan, yang kentang goreng dan ayamnya terkenal wueeenak banget. Tapi saat ini hanya dijual di Surabaya dan sekitarnya saja.

Nah, siapa sangka 2 hari setelah obrolan tersebut, saya dibelikan Hisana oleh tante saya sebagai sarapan, karena saat itu saya sedang bertamu ke rumah tante saya di Sidoarjo. Dan yang lebih mengejutkan lagi, di tempat berbeda tapi di pagi yang sama, Kiky juga dibelikan Hisana oleh ibunya.

Benar-benar Lucu dan tidak logis… Ya, memang. Saya setuju. Tapi memang kejadian di dunia ini tidak selalu harus Logis, Dan ini membuktikan Bahwa LOA benar-benar ada.  Membicarakan hal yang anda inginkan dengan antusiasme tinggi pada orang lain, bisa mendekatkan anda dengan apa yang anda inginkan.

5.bersyukur atas apa yang sudah dimiliki.
Bukan hanya tentang apa yang kita inginkan saja, karena memang keinginan kita tidak selalu terwujud. Mensyukuri apa yang telah kita miliki juga sama pentingnya. Terlalu terobsesi dengan keinginan yang belum kita dapat, dan melupakan apa yan telah kita miliki justru akan membebani diri kita dengan tingkat frustasi yang berat.

 

Baca Juga Law of Attraction -part 2-


About the Author

Founder & Owner www.studibisnisonline.com Manusia Biasa yang Berjuang Menjadi Luar Biasa Dengan Cara Yang Tidak Biasa.



One Response to Law of Attraction-part 1-

  1. Pingback: Law of Attraction -part 2-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top ↑