Motivasi

Published on April 25th, 2018 | by Ryan Syah

0

Law of Attraction -part 2-

Sebelumnya saya sudah menulis artikel lain berjudul Law of Attraction -part 1- , jika anda belum membacanya saya sarankan anda baca dulu disini.

Bagi anda yang belum tau, LOA atau hukum ketertarikan adalah sebuah hukum yang garis besarnya menjelaskan bahwa hal apapun yang benar-benar kita pikirkan, emosi yang kita rasakan dan tindakan yang kita lakukan akan, menghadirkan daya tarik terhadap kenyataan dalam hidup kita.

Jika kita selalu memikirkan apa yang benar2 kita inginkan, dengan diimbangi emosi yang positif maka kita akan semakin dekat dengan apa yang kita inginkan tersebut.

Sebaliknya jika kita terus mengeluh bahwa hidup ini berat, dunia ini tidak adil, cari uang itu susah, buat makan sehari-hari aja pas2an… maka hal itulah yang akan anda peroleh.

Tentu saja sangat menyenangkan jika Anda mampu menjaga pikiran anda tetap positif, namun kenyataannya hal tersebut sangatlah sulit.

Sehebat-hebatnya anda menjaga pikiran agar selalu positif, ada saja faktor-faktor yang membuat pikiran anda menjadi keruh oleh hal negatif.

Amati saja, siaran berita di tv lebih sering mengabarkan kasus kejahatan, kekerasan dan kriminal dibandingkan kabar gembira. Lingkungan Anda lebih suka membicarakan isu-isu negatif dibanding ide-ide positif, dan sebagainya…

Jadi,dengan pengaruh lingkungan an media yang seperti ini,maka jangan heran jika lebih banyak jumlah orang gagal dibanding yang sukses.

Secara teori, bukan sepenuhnya salah anda jika anda juga ketularan magnet negatif tersebut. Tidak heran jika kebanyakan orang lebih memfokuskan pikirannya pada hal-hal yang mereka takutkan dibandingkan apa yang mereka inginkan.

Lalu bagaimana Solusinya??. Nah, sebagaimana anda bisa menarik kenyataan negatif melalui pikiran negatif, maka anda pun bisa menarik hal positif melalui pikiran dan emosi positif.

Dibawah ini ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan :

1.Emosi yang Anda Rasakan Ketika Mengerjakan Sesuatu
Coba amati orang yang menikmati pekerjaannya, mereka menjalankan pekerjaannya dengan perasaan gembira dan enjoy, hasilnya pasti lebih bagus dibanding mereka yang bekerja penuh tekanan.

Jadi, apapun pekerjaan anda saat ini, jalanilah dengan kegembiraan. jika ternyata anda tidak mampu melakukannya, mungkin sudah saatnya anda beralih ke pekerjaan yang benar-benar anda bisa nikmati.

2.WHAT IF…
Hati-hati ketika otak anda memikirkan hal ini…

“Bagaimana jika saya di phk…”
“bagamana jika bisnis saya rugi…”
“bagaimana jika saya melakukan kesalahan di depan umum dan orang-orang mentertawakan saya…”
dan macam-macam “bagaimana” yang lain…

Fokus pada pemikiran negatif seperti diatas akan membebani pikiran anda dengan perasaan gelisah dan takut yang berlebihan. Hasilnya tindakan anda pun akan menghasilkan hal yang buruk, karena dilandasi emosi yang negatif.

Jadi daripada fokus pada masalah seperti diatas, kenapa tidak fokus kepada potensi yang bisa kita raih :
“Bagaimana jika saya mendapat promosi jabatan dan kenaikan gaji karena kinerja saya optimal…”

“bagaimana agar saya dapat menaikkan keuntungan bisnis saya…”

“Bagaimana saya dapat belajar agar tidak melakukan kesalahan fatal…”

“Bagaimana jika saya mendapat nilai tertinggi di kelas, karena saya tekun belajar…”
dsb…

3.High Quality Mindset.
Action yang dilandasi dengan mindset yang keliru, tidak akan mampu memberikan hasil yang tepat sesuai keinginan.

Tindakan anda sangat dipengaruhi pikiran anda. Anda tidak bisa kaya dengan menanamkan mindset orang miskin. Anda tidak bisa sukses dengan memakai mindset orang gagal.

Sebagaimana LOA bekerja, hal yang positif menarik hal positif lainnya. begitu pula sebaliknya.

Hal negatif tidak akan menarik hal positif. Sebagaimana Lebah yang tertarik pada madu & nektar bunga, serta lalat yang tertarik pada sampah dan kotoran. Kebaikan hanya tertarik pada kebaikan.Tidak mungkin lebah tertarik pada sampah dan kotoran.

4.Konsisten
konsisten artinya Anda melakukan sesuatu secara terus menerus dalam jangka waktu yang panjang. Pikiran dan emosi anda harus senantiasa positif. Tidak hanya sekedar positif pada waktu dan tempat tertentu saja. Temukan cara agar anda bisa senantiasa berada pada kondisi positif. Saya telah menuliskan tips lengkapnya pada ebook saya 9 PILAR KESUKSESAN YANG SERING ANDA LUPAKANAnda bisa mendapatkannya disini.

Kesimpulannya LOA bukanlah mantra, bukan sulap, bukan sihir atau hal-hal mistis serupa itu. LOA adalah prinsip ketertarikan yang berpusat pada pikiran, dimana dari pikiran tersebut akan membuahkan TINDAKAN.

Tindakan itulah yang nantinya akan membuahkan hasil, baik positif atau negatif.

Tentu saja hanya dengan memikirkan apa yang kita inginkan, tidak secara otomatis membuat keinginan kita terkabul. Tapi, melakukan tindakan tanpa pemikiran yang benar juga sama buruknya.

Semoga artikel singkat ini bisa membuat anda terinspirasi.


About the Author

Founder & Owner www.studibisnisonline.com Manusia Biasa yang Berjuang Menjadi Luar Biasa Dengan Cara Yang Tidak Biasa.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top ↑