Motivasi

Published on October 31st, 2017 | by Ryan Syah

0

Perfection in Progress VS Instant Result

Dikisahkan, seorang calon murid datang pada seorang guru beladiri dengan maksud untuk belajar darinya.

“Saya bertekad mengikuti sistem pengajaran Anda, Menuruti semua arahan Anda,  dan mentaati semua peraturan. Berapa lama waktu yang saya perlukan untuk menguasai seni beladiri perguruan Anda ?”, tanya si calon murid.

Dengan tenang sang guru menjawab “10 tahun”

Mendengar jawaban tersebut si calon murid menjadi tidak sabar. Ia berkata “Tapi saya ingin menguasainya lebih cepat. Saya bersedia bekerja keras, berlatih tiap hari, bahkan dengan durasi waktu 2x lipat dari yang seharusnya. Dengan begini, berapa lama waktu yang saya perlukan sampai bisa menguasai seni beladiri perguruan Anda ?”

Sejenak kemudian suasana menjadi hening, lalu dengan datar sang Guru menjawab “20 tahun”.

 

*****

 

Sobat sekalian, setelah membaca cerita barusan, apakah Anda pernah menemui situasi serupa ?. Ataukah Anda sendiri yang mengalaminya, entah dari sudut sang guru ataupun si calon murid ?.

Semakin tergesa-gesa, bukannya semakin cepat, namun justru akan semakin lambat tujuan tercapai. Saat ini, di era digital yang semuanya serba cepat, kesabaran dan ketekunan menjadi sebuah aset langka yang nyaris punah.

Kebanyakan orang menginginkan cara cepat dan mudah untuk mencapai keinginannya. Mereka tidak lagi mau susah-susah menjalani sebuah proses. Misalnya Seperti yang Anda bisa lihat sendiri, di era informasi dimana ilmu pengetahuan semakin maju, masih ada saja orang yang tergiur dengan penggandaan uang demi keinginan menjadi kaya mendadak, dan masih banyak lagi contoh lain.

Padahal Andai saja mereka mau berproses dengan cara yang benar, hasil nyata pasti akan datang lebih cepat dengan sendirinya. Namun apa boleh buat, masih banyak orang lebih tertarik kepada hasil istant. Makanya Anda jangan heran kalau di zaman ini, dimana kemajuan teknologi membuat segalanya makin mudah,  jumlah orang yang  gagal bukannya berkurang, tapi justru makin banyak.

 

Nah, sekarang Anda  Termasuk yang mana ?

 

Pasti kebayang kan, bahwa segala keinginan harus melewati proses lebih dahulu, tidak ada yang instant. Bahkan Mie instant dan kopi instant pun masih harus diproses dulu sebelum bisa dinikmati. Benar kan?.

Kerja keras, sekeras apapun tidak ada gunanya tanpa kesabaran dan ketekunan. Kerja keras bukanlah kunci segalanya. Lebih buruknya lagi jika ternyata kerja keras itu adalah wujud ketidak sabaran, ingin tergesa-gesa meraih sesuatu, justru malah bisa menjadi batu sandungan.

HASIL yang benar bisa diperoleh karena PROSES yang benar. Jika ternyata HASIL yang didapat ternyata keliru, penyebabnya hampir dipastikan adalah karena PROSES yang keliru. Sayangnya banyak orang menginginkan HASIL sesuai keinginan tapi tidak mau menjalani PROSES.

Jadi…bagaimana dengan Anda??. Apa masih berani menuntut instant result…….


About the Author

Founder & Owner www.studibisnisonline.com Manusia Biasa yang Berjuang Menjadi Luar Biasa Dengan Cara Yang Tidak Biasa.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top ↑